Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyebut uji coba tersebut sebagai tindakan yang mengganggu stabilitas kawasan.
Kementerian Pertahanan Jepang menyampaikan keprihatinan atas peningkatan aktivitas militer China dan meminta Beijing untuk mempertimbangkan kembali uji coba rudalnya agar proyektil tidak melintasi Jepang atau menimbulkan risiko keamanan lainnya.
Kebijakan Nuklir China
China menganut kebijakan "tidak menggunakan pertama" senjata nuklir, namun secara aktif mengembangkan teknologi dan persenjataan nuklir sebagai bagian dari strategi modernisasi Tentara Pembebasan Rakyat.
Menurut Nuclear Threat Initiative, China memiliki enam kapal selam rudal balistik dan 59 kapal selam serang bertenaga nuklir.
>>> Serangan Rudal dan Drone Rusia ke Kyiv Tewaskan 10 Orang
Laporan Pentagon pada akhir 2025 menyebutkan China memiliki sekitar 600 hulu ledak nuklir pada 2024 dan diperkirakan akan memiliki lebih dari 1.000 hulu ledak pada 2030.
