Pemerintah Korea Selatan berencana mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) seiring meningkatnya permintaan energi, terutama untuk mendukung kecerdasan buatan (AI).
Kepala Staf Kepresidenan Kang Hoon-sik mengatakan bahwa biasanya pembangunan PLTN memakan waktu sembilan hingga sepuluh tahun. Pemerintah akan meneliti cara untuk mempersingkat jangka waktu tersebut.
>>> Waspada Penipuan GTA 6, Gamer Jadi Sasaran Situs Pre-order dan Beta Palsu
Pernyataan itu disampaikan Kang kepada wartawan pada Senin. Rincian lebih lanjut akan dimasukkan dalam rencana dasar pasokan dan permintaan listrik jangka panjang yang akan datang.
>>> Cristiano Ronaldo Pastikan Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhirnya
Tenaga nuklir semakin diminati perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia sebagai sumber energi rendah karbon yang tersedia sepanjang waktu.
>>> Bahlil: RI Masih Matangkan Harga Ekspor Listrik ke Singapura
Hal ini didorong oleh ledakan kebutuhan AI.
