unique visitors counter
⌂ Beranda News Sesak Napas Saat Hendak Bertemu Keluarga, Tersangka Pencurian Meninggal

Sesak Napas Saat Hendak Bertemu Keluarga, Tersangka Pencurian Meninggal

Sesak Napas Saat Hendak Bertemu Keluarga, Tersangka Pencurian Meninggal
Ilustrasi: Sesak Napas Saat Hendak Bertemu Keluarga, Tersangka Pencurian Meninggal
A A Ukuran Teks16px

Seorang tersangka kasus dugaan pencurian berinisial AN (35) meninggal dunia setelah mengalami sesak napas yang diduga dipicu serangan jantung, Selasa (7/7/2026).

Warga Desa Penengahan, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung, itu mengembuskan napas terakhir saat menjalani penanganan medis di rumah sakit.

>>> Perdagangan Migas Shell Tumbuh Kuat Berkat Gejolak Pasar

Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, sejak AN mengeluhkan kondisi kesehatannya, petugas langsung memberikan penanganan medis sesuai prosedur hingga dirujuk ke rumah sakit.

"Saat itu yang bersangkutan berada di ruang tahanan bersama tahanan lainnya. Ketika diberitahu ada keluarganya yang datang untuk menjenguk, yang bersangkutan kemudian pergi mandi.

in2

Setelah selesai mandi, ia mengeluhkan nyeri di dada sebelah kiri, sesak napas, serta mengeluarkan keringat dingin," kata Andri Kurniawan.

Mendapat laporan adanya tahanan yang mengalami gangguan kesehatan, petugas jaga tahanan dan barang bukti (Tahti) segera menghubungi personel piket Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sie Dokkes).

>>> Nasdem Soroti Pelemahan Rupiah di Luar Target APBN 2025

Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi AN.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah AN mencapai 155/100 mmHg. Sesuai anjuran dokter, petugas memberikan obat sebagai penanganan awal sembari memantau perkembangan kondisinya.

"Dokter menganjurkan agar kondisi tahanan dipantau selama kurang lebih 30 menit untuk melihat reaksi obat.

Apabila tidak terdapat perbaikan, yang bersangkutan segera dirujuk ke rumah sakit," ujar Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES.

Di saat bersamaan, petugas Tahti menghubungi penyidik yang menangani perkara AN. Ketika keluarga tiba untuk membesuk, petugas menyarankan agar pertemuan dilakukan di ruang penyidik agar lebih nyaman.

>>> Modus Selidiki Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan di Tangerang Rampas Motor IRT

Namun sebelum pertemuan berlangsung, kondisi AN kembali memburuk. Ia mengalami sesak napas disertai nyeri pada bagian punggung.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot