Konduktor asal Prancis, Adrien Perruchon, membandingkan siklus opera monumental Richard Wagner, "Der Ring des Nibelungen", dengan serial Netflix.
Perruchon menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Shinyoung Chamber Hall, Seoul, pada 8 Juli 2025.
>>> Pelajaran dari El Salvador untuk Ekosistem Aset Digital Korea
Ia adalah direktur musik Bucheon Philharmonic Orchestra yang akan membawakan versi konser dari keempat opera dalam siklus tersebut.
"Kami ingin mempertahankan lanskap dan warna musik yang khas dari masing-masing dari keempat opera, seperti episode individu dalam serial Netflix," ujar Perruchon.
Tahun 2025 menandai 150 tahun pemutaran perdana lengkap siklus empat opera Wagner di Festival Bayreuth yang ikonik di Jerman.
Untuk memperingati tonggak sejarah tersebut, pertunjukan konser yang menampilkan cuplikan dari keempat opera akan digelar pada 8 Agustus di Seoul Arts Center Concert Hall dan 14 Agustus di Bucheon Arts Center Concert Hall.
Pertunjukan ini memadatkan seluruh siklus menjadi sekitar empat jam, termasuk jeda.
Produksi lengkap "The Ring" jarang dipentaskan di Korea.
Hanya ada beberapa pertunjukan penting, seperti kunjungan Mariinsky Theatre pada 2005 dan produksi National Theatre Mannheim di Daegu Opera Festival pada 2022.
Bahkan Korea National Opera baru akan mementaskan "Das Rheingold", opera pertama dalam siklus tersebut, untuk pertama kalinya pada Oktober 2025.
>>> AI di Layanan Keuangan: Efisiensi Saja Tidak Cukup
Biaya produksi yang besar, skala masif, dan kesulitan mengumpulkan penyanyi yang mampu membawakan peran-peran berat Wagner membuat "The Ring" dianggap sebagai salah satu opera paling menantang untuk diproduksi di Korea.
Meskipun pertunjukan mendatang tidak dimaksudkan untuk menggantikan pementasan lengkap, pertunjukan ini penting karena menghadirkan penyanyi Wagner Korea terkemuka untuk membawakan peran utama dalam satu panggung.
