Presiden Prabowo Subianto menyatakan keresahannya karena Indonesia belum pernah lolos ke Piala Dunia. Ia meminta agar segera dirumuskan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai target tersebut.
"Jadi saya resah, terus terang saja saya resah, kita bisa (meluncurkan) B50 tapi tidak bisa masuk piala dunia, bagaimana caranya masuk piala dunia?"
>>> Bocoran Warna dan Harga iPhone 18 Pro Max di Indonesia 2026
ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam peluncuran mandatori B50, Kamis (9/7/2026).
Prabowo menekankan bahwa sepak bola adalah soal kehormatan. Ia pun melontarkan pertanyaan kepada sejumlah menteri yang hadir.
"Jangan anggap enteng, sepak bola kehormatan. Siapa bertanggung jawab?
Mana Erick Thohir (Menpora) mana? Boy (Thohir)?
>>> 5 Cara Ampuh Melepas Penat setelah Kerja di Jakarta
Mana Menkeu? Apa yang diperlukan supaya kita bisa masuk piala dunia?"
kata Prabowo.
Kemandirian Energi dan Target Sepak Bola
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyebut peluncuran B50 sebagai bukti kemandirian energi bangsa. Menurutnya, kemandirian suatu bangsa ditentukan oleh tiga hal.
Ketiga hal itu adalah kemampuan menghasilkan pangan, memiliki sumber energi sendiri tanpa bergantung pada negara lain, dan kemampuan memiliki sumber air.
>>> Wamen Stella Bantah Keraguan soal LPDP Hasilkan Talenta Unggul
"Ketiga, mampukan memiliki sumber air," tegas Prabowo.
