Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai potensi perusahaan daerah untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) masih sangat besar.
Banyak perusahaan daerah memiliki skala usaha besar dan berorientasi ekspor, namun belum memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan.
>>> Lapas Terbuka Ciangir Tangerang Latih 50 Warga Binaan Jadi Petani dan Peternak
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan salah satu tantangan adalah masih banyak perusahaan potensial yang belum mengenal pasar modal sebagai alternatif pendanaan untuk ekspansi bisnis.
"Karena itu salah satu program kami ke depan adalah turun langsung ke daerah. Minggu depan kami ke Makassar.
Setelah itu ke Surabaya, Batam, dan beberapa daerah lainnya," kata Saidu di Gedung BEI Jakarta pada Kamis (9/7/2026).
>>> Jakpro Rampungkan Pemasangan Girder Terakhir LRT Jakarta Fase 1B, Target Operasi Agustus
Saidu menyebut masih banyak perusahaan dengan fundamental kuat yang menjadi bagian dari rantai pasok global. Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai memiliki peluang berkembang melalui pendanaan dari pasar modal.
Oleh karena itu, BEI mulai menyasar sejumlah kawasan industri di berbagai daerah untuk memperluas pipeline calon emiten.
>>> Pidato Prabowo Saat Luncurkan B50: Bangsa Kepiting dan Kurawa
Langkah ini diharapkan mendorong lebih banyak perusahaan daerah memanfaatkan skema pendanaan melalui IPO.
