Presiden Prabowo Subianto meresmikan mandatori biodiesel B50 pada Kamis (9/7/2026) di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat.
Kebijakan ini mencampurkan 50% fatty acid methyl esther (FAME) dengan bahan bakar minyak jenis diesel.
>>> 5 Rekomendasi HP Samsung Rp1 Jutaan dengan Kualitas Baik
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori B50. Ia mengaku sudah lama menantikan kebijakan ini, bahkan sebelum dilantik pada 20 Oktober 2024.
"Dari sejak saya belum dilantik sampai saya dilantik, saya menuntut kemandirian energi. B40 tidak cukup, bahkan pada saat itu saya mendorong ke arah B100.
Namun menteri-menteri saya meyakinkan saya, ‘Pak, dengan B50 saja kita sudah tidak impor solar lagi dari luar negeri’," ujar Prabowo.
>>> Nobar Piala Dunia di JIS, Pramono Janji Akses Transportasi Lebih Baik
Prabowo juga menyoroti kekayaan sumber daya alam Indonesia, seperti panas bumi, batu bara, dan gas.
Namun, ia menilai masih ada kelemahan para pemimpin di Indonesia, yaitu kurang menghargai prestasi.
>>> Tanker Terjebak di Teluk Persia Mulai Keluar, Pemilik Waswas Lagi
Peluncuran B50 ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor solar. Pemerintah akan menghabiskan stok B40 terlebih dahulu sebelum menerapkan B50 secara penuh dalam dua bulan ke depan.
