Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan mandatori biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Dalam kesempatan itu, ia langsung menanyakan target implementasi B60 kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
>>> 7 Mesin Kasir Android Terbaik 2026 untuk UMKM, Harga Mulai Rp2,3 Juta
"Terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus, teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu ya, teruskan jangan berhenti di B50 kalau bisa B60.
Bulan apa B60?" tanya Prabowo di Rest Area KM 57, Karawang.
Bahlil pun langsung menjawab, "2028."
>>> Rekomendasi Kabel Thunderbolt 4 2026 dengan Performa Tinggi untuk Kebutuhan Profesional
Dari B40 ke B50
Prabowo mengungkapkan awalnya ingin mendorong mandatori B100, namun akhirnya memutuskan meningkatkan dari B40 ke B50.
Dengan berlakunya B50, ia menegaskan Indonesia akan mulai menghentikan impor komoditas solar.
>>> Prabowo: BRIN Temukan Cadangan Emas Besar di Pegunungan Papua
Peluncuran B50 ini menandai langkah signifikan dalam program energi terbarukan nasional.
