>>> Rangkuman Rekomendasi Saham Hari Ini, 16 Juli 2026
Di wilayah New York City, lebih dari 80.000 orang diperkirakan menghadiri final Piala Dunia di stadion terbuka di New Jersey pada Minggu.
Sekitar 50.000 lainnya berencana menonton dari Central Park di Manhattan, yang langitnya tampak berkabut.
Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan asap dan kabut dari kebakaran hutan Kanada menciptakan kondisi udara tidak sehat di seluruh negara bagian.
Ia mendorong warga, terutama yang memiliki kondisi kesehatan, untuk berhati-hati.
Pemerintah Kanada mengatakan musim kebakaran hutan 2026 dimulai lebih lambat dibanding 2023 atau 2025, tetapi memperingatkan kebakaran tetap mungkin terjadi karena suhu yang lebih hangat dari biasanya.
Sekitar 835 kebakaran aktif terjadi pada Rabu, 112 di antaranya dianggap tidak terkendali.
Sejauh ini, 1,9 juta hektare telah terbakar. Sebagian besar kebakaran terjadi di provinsi tengah Manitoba, Saskatchewan, dan Ontario.
Greg Evans, profesor teknik kimia dan kimia terapan di University of Toronto, mengatakan Toronto terkena dampak panas ekstrem dan asap kebakaran secara bersamaan.
"Saya perkirakan ini akan lebih sering terjadi dalam beberapa dekade mendatang, jadi kota dan penduduk perlu bersiap," katanya.
Paula Oreskovich, warga Toronto, mengatakan ia melihat kabut dan mencium bau asap saat keluar rumah pada pagi hari.
Ia khawatir dengan kualitas udara yang buruk, terutama karena asap kebakaran hutan menjadi kejadian berulang dalam beberapa musim panas terakhir.
>>> Elma Theana Wujudkan Mimpi Jadi Produser Lewat Film Anak-Anak Bambu
"Saya pikir Anda harus bodoh jika tidak khawatir tentang perubahan iklim. Ini pasti ada, pasti terjadi, dan terjadi secara global," ujar Oreskovich.
