NEW YORK — Harga saham SpaceX jatuh di bawah harga penawaran umum perdana (IPO) untuk pertama kalinya pada Rabu (16/7), menimbulkan tanda tanya besar tentang kepercayaan pasar terhadap perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut.
Saham SpaceX menyentuh level terendah intraday $132,15 sebelum pulih ke $135,27, hanya sedikit di atas harga IPO $135.
>>> AS Terapkan Tarif 25% untuk Sebagian Besar Impor dari Brasil Mulai 22 Juli
Penurunan ini terjadi hanya sebulan setelah debut spektakuler yang menjadikan Musk triliuner pertama di dunia.
Psikologis Pasar Terpukul
Matthew Maley, kepala strategi pasar di Miller Tabak, mengatakan bahwa jatuhnya harga di bawah IPO merupakan pukulan psikologis bagi saham SpaceX.
"Ini memunculkan narasi bahwa saham naik karena gelembung, spekulasi, dan bukan karena fundamental nyata," ujar Maley.
Greg Halter, direktur riset di Carnegie Investment Counsel, menambahkan bahwa investor yang membeli karena euforia IPO akan kecewa.
Menurutnya, kelemahan SpaceX sejalan dengan pola IPO yang terlalu dihebohkan selama 30 tahun terakhir.
Proses Penemuan Harga Normal?
Meski demikian, beberapa analis menilai penurunan ini adalah bagian normal dari proses penemuan harga. Ryan Lee dari Direxion mengatakan SpaceX masih dalam tahap penemuan harga.
Gabriel Shahin dari Falcon Wealth Planning menyebut penurunan di bawah $135 sebagai mekanisme pasar yang normal, meskipun menyakitkan, terutama saat periode lockup berakhir.
Ia menegaskan bahwa penurunan jangka pendek tidak akan mengubah posisi mereka atau menyebabkan aksi jual panik.
>>> Biaya Jadi WNI Lewat Perkawinan Naik Mulai Agustus 2026
Dampak pada IPO Mendatang
Kinerja saham SpaceX diperkirakan akan mempengaruhi pasar IPO ke depan. Perusahaan seperti OpenAI dan Anthropic dikabarkan tengah menjajaki pasar publik.
