Seorang gadis dari Geoje, kota pelabuhan di Gyeongsang Selatan yang tak memiliki pusat pelatihan K-pop, dan seorang gadis Jepang yang menyeberang laut untuk menjadi idola, akhirnya debut bersama dalam satu grup.
Agensi kecil mereka juga baru di industri ini. Dua tahun setelah debut, grup itu masih belum dikenal luas.
>>> Edifier R1000TC II Resmi Hadir, Speaker Desktop 42W dengan Bluetooth 6.0
Lalu, suatu hari, video YouTube yang mereka rekam di luar ruangan, di bawah sinar matahari tanpa naskah, tiba-tiba meledak di internet.
Sebelum mereka sempat memahami apa yang terjadi, lagu yang dirilis dua tahun sebelumnya sudah meroket di tangga lagu.
Kisah RESCENE bagaikan dongeng di dunia K-pop.
Penggemar dan pendatang baru merasakan hal yang sama, dengan komentar seperti 'grup ini memiliki semua elemen cerita yang ingin didukung orang'.
Frasa seperti 'keajaiban agensi kecil', 'usaha tidak pernah mengkhianati', dan 'pulang' sering muncul di kolom komentar.
Viralitas yang Berujung Sukses
Anggota Jepang Minami berteriak 'Geoje, ya-ho!' dengan gaya gyaru yang lucu menjadi viral.
Pencarian RESCENE di Melon melonjak 66 kali lipat setelah video itu menyebar.
Namun, kesuksesan mereka tidak hanya karena momen viral itu. Video-video mereka terasa seperti dokumenter tentang orang biasa yang berjuang menuju sukses.
Saat Woni dan Minami mengunjungi Geoje, Woni tampak seperti gadis biasa. Ia turun ke laut tanpa ragu dan memancing.
Penduduk setempat senang melihatnya, meski mereka tidak tahu apa itu RESCENE.
Video-video selanjutnya juga memiliki kualitas yang sama. Minami menunjukkan kampung halamannya di Jepang.
>>> Bocoran Galaxy Tab S12 Ultra: Notch Kembali, Punch Hole Batal
Cerita-cerita itu terasa nyata, bukan hasil rekayasa penulis industri.

