Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok pemuda mengejar sejumlah waria di Kota Bogor menjadi viral dan memicu perdebatan luas di media sosial.
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram bertajuk "Bogor Bersih LGBT". Dalam rekaman, para pemuda terlihat mendatangi lokasi yang disebut kerap menjadi tempat berkumpul waria pada malam hari.
>>> IHSG Hari Ini: Menguat 7 Hari Beruntun, Tembus 6.175
Saat para pemuda datang, beberapa waria tampak berlarian menghindari kejaran. Rekaman juga memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan, termasuk penyiraman air seni kepada korban.
Warganet Terbelah
Beredarnya video itu memunculkan beragam tanggapan. Sebagian pengguna media sosial mendukung aksi tersebut dengan alasan menjaga ketertiban lingkungan.
Di sisi lain, banyak warganet mengecam tindakan para pemuda karena dinilai mengarah pada persekusi, penghinaan, hingga dugaan kekerasan.
Seorang warganet menilai bahwa perbedaan pandangan terhadap orientasi seksual tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan melawan hukum.
>>> Buntut Kelangkaan Pertalite, Distribusi BBM Bersubsidi Disoal
"Seseorang tidak setuju dengan orientasi seksual atau identitas gender orang lain, itu tidak berarti mereka boleh melakukan kekerasan, penghinaan, atau main hakim sendiri.
Hukum Indonesia tetap melarang penganiayaan, pengeroyokan, ancaman, maupun persekusi," tulis salah satu komentar.
Sementara itu, komentar lain justru menunjukkan dukungan. "Gas terus, terutama boti-boti yang nggak mangkal juga banyak tuh yang kumpul-kumpul di kosan," tulis seorang pengguna.
Belum Ada Keterangan Resmi Aparat
Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai kronologi lengkap kejadian ataupun langkah hukum yang akan diambil.
>>> Maimanati Mutmainah Hilang: Profil Mahasiswi Unisba dan Update Pencarian
Kasus ini masih menjadi perhatian publik karena memunculkan perdebatan mengenai batas antara upaya menjaga ketertiban dengan tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
