Pesan Presiden Lee Jae Myung
Pesan Presiden Lee Jae Myung tentang konser tersebut menyebar luas di kalangan penggemar internasional.
>>> Kembalinya Kim Soo-hyun Sorotkan Nasib Drama 'Knock-Off' di Disney+
Lee memuji BTS sebagai "artis yang membuat Korea bangga" dan berharap acara itu menjadi momen berbagi warisan budaya.
Unggahan yang membagikan pesan tersebut rata-rata mendapat 3.348 repost, tertinggi di antara konten berbahasa asing.
Penggemar luar negeri melihatnya sebagai pengakuan resmi terhadap BTS sebagai perwakilan budaya Korea.
Perspektif Berbeda
Analisis terhadap 1.527 unggahan X dalam sembilan bahasa menunjukkan perbedaan perspektif antara pengguna Korea dan asing.
Pengguna Korea lebih banyak mengkritik gangguan sehari-hari dan penggunaan sumber daya pemerintah.
Sementara itu, pengguna asing lebih sering membingkai Gwanghwamun Square sebagai tempat perayaan dan simbol budaya Korea.
Sebanyak 159 unggahan asing menyebut sejarah Gwanghwamun atau simbolismenya sebagai landmark Korea.
Sebuah unggahan berbahasa Inggris yang menampilkan penonton menyanyikan "Arirang" bersama mendapat 8.502 repost.
Peneliti Hong Min-jung dari Ars Praxia mengatakan kata kunci "historical" muncul berulang kali dalam unggahan non-Korea.
Ini mencerminkan keinginan penggemar luar negeri untuk memberi makna konser BTS Gwanghwamun sebagai "peristiwa bersejarah."
Bagi warga Seoul, Gwanghwamun Square adalah infrastruktur publik yang digunakan sehari-hari.
>>> ZEROBASEONE Rilis Konsep Foto Nostalgia untuk Comeback Jepang
Bagi audiens internasional, alun-alun itu adalah panggung simbolis tempat BTS dan budaya Korea bersatu.
