Perusahaan memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CXMT), dikabarkan telah memasuki tahap sampling chip LPDDR6.
Langkah ini menjadi tonggak penting dalam upayanya menyaingi raksasa memori global seperti Samsung dan SK Hynix.
>>> REDMI 17 4G Baterai 7.500mAh dan Fast Charging 45W Siap Gemparkan Pasar
Chip LPDDR6 terbaru ini diklaim mampu mencapai kecepatan transfer data hingga 12,8 Gbps. Kecepatan tersebut setara dengan spesifikasi flagship dari kompetitor asal Korea Selatan.
CXMT menargetkan produksi massal pada paruh kedua 2026.
Jadwal ini jauh lebih cepat dibandingkan standar DDR6 yang diperkirakan baru akan diluncurkan secara komersial pada 2028–2029.
Transisi ke Panel-Level Packaging untuk DDR6
Salah satu tantangan utama dalam produksi DDR6 adalah kompleksitas desain substrat. DDR6 membutuhkan lebih banyak lapisan sirkuit dan presisi manufaktur yang lebih tinggi dibandingkan DDR4 atau DDR5.
Untuk mengatasi hal ini, CXMT beralih dari reel-to-reel ke panel-level packaging. Perusahaan juga menambah Haesung DS sebagai pemasok substrat baru.
Panel-level packaging dinilai lebih efisien untuk produksi skala besar karena mendukung desain multi-layer yang kompleks, meningkatkan yield dan profitabilitas, serta mengurangi limbah material.
>>> Vivo X300 E Resmi Dikonfirmasi: Baterai 7.200mAh dan Kamera Periskop Zeiss
Haesung DS telah lolos kualifikasi CXMT untuk substrat DDR5 pada Q1 2026, menjadi fondasi strategis menuju transisi DDR6.
Spesifikasi LPDDR6 CXMT
Chip LPDDR6 yang sedang dalam tahap sampling menawarkan kecepatan 12,8 Gbps, efisiensi daya tinggi sesuai standar JEDEC, dan kompatibilitas dengan platform mobile serta AI edge.
Performa ini menempatkannya sejajar dengan produk Samsung dan SK Hynix.
CXMT berpotensi merebut pangsa pasar di segmen high-end, terutama di tengah fokus Samsung dan SK Hynix pada HBM (High Bandwidth Memory) untuk kebutuhan AI server.
Akibatnya, kapasitas produksi LPDDR konvensional mereka mulai terbatas, menciptakan celah pasokan di pasar global.
CXMT saat ini sudah menjadi pemasok memori untuk Huawei, Xiaomi, Oppo di sektor smartphone, serta Alibaba Cloud dan Tencent Cloud untuk infrastruktur data.
>>> Samsung Produksi Galaxy Z Fold8 Wide Lebih Banyak dari Semua Model Lain
Apple juga dikabarkan sedang menguji chip memori CXMT, yang jika lolos sertifikasi bisa menjadi pintu masuk ke rantai pasok global paling eksklusif.
