Pemerintah menargetkan fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau bengkel pesawat di Bandara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, mulai beroperasi pada tahun ini.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan realisasi proyek masih dalam tahap proses, termasuk penyelesaian pengalihan pengelolaan aset dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada pemerintah pusat.
>>> Cekcok Pengemudi Alphard dengan Sekuriti di Bundaran HI Berakhir Damai
"Kita pengennya secepatnya, tapi kan semua butuh proses ya, karena itu kan juga ada pengalihan aset yang tadinya milik Pemprov Jawa Barat untuk kemudian pengelolaannya akan dialihkan ke Pemerintah Pusat," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (22/7/2026).
>>> ACC dan TAF Hadirkan Promo Bunga 2,99% di GIIAS 2026
Selain sebagai pusat MRO, bandara tersebut juga disiapkan menjadi embarkasi haji.
>>> Zelenskyy Ganti Panglima dan Menteri Pertahanan di Tengah Perang
Prasetyo meyakini pengembangan berbagai fungsi di Bandara Kertajati akan mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi di kawasan tersebut melalui efek berganda (multiplier effect).
