unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle UNESCO Desak Jepang Ungkap Sejarah Kerja Paksa di Tambang Sado

UNESCO Desak Jepang Ungkap Sejarah Kerja Paksa di Tambang Sado

UNESCO Desak Jepang Ungkap Sejarah Kerja Paksa di Tambang Sado
Ilustrasi: UNESCO Desak Jepang Ungkap Sejarah Kerja Paksa di Tambang Sado
A A Ukuran Teks16px

Komite Warisan Dunia UNESCO pada Kamis mengadopsi resolusi yang mendesak Jepang untuk mencerminkan "seluruh sejarah" di semua periode eksploitasi pertambangan dalam interpretasi dan pameran di lokasi Tambang Sado.

Keputusan ini mendukung tuntutan pemerintah Korea Selatan agar Jepang menyebutkan sejarah penggunaan pekerja paksa dari Semenanjung Korea dan negara Asia lainnya pada papan petunjuk di situs warisan tersebut.

>>> Tips Aman Beraktivitas di Luar Ruangan Saat Cuaca Panas Ekstrem

Dalam sidang ke-48 Komite Warisan Dunia yang digelar di BEXCO, Busan, negara-negara anggota mengadopsi keputusan terkait laporan State of Conservation Jepang secara konsensus tanpa perdebatan.

Keputusan tersebut menekankan bahwa langkah lanjutan Tokyo terkait sejarah masa perang masih belum memadai.

Komite menyatakan "klarifikasi lebih lanjut diperlukan mengenai bagaimana strategi dan fasilitas interpretasi serta presentasi secara komprehensif membahas, di tingkat situs, seluruh sejarah properti di semua periode eksploitasi pertambangan."

Komite meminta Jepang untuk secara berkala memberi tahu Komite Warisan Dunia tentang perkembangannya dan merekomendasikan agar Jepang berkonsultasi dengan Korea untuk meningkatkan fasilitas situs dan strategi presentasi.

Tambang Sado, yang terletak di Pulau Sado, Prefektur Niigata, Jepang, ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2024, terutama karena teknologi penambangan manual era Edo abad ke-17.

Namun, situs ini menyimpan sensitivitas sejarah yang mendalam: lebih dari 1.500 orang Korea dipaksa bekerja keras di tambang tersebut selama masa penjajahan Jepang antara tahun 1939 dan akhir Perang Dunia II.

>>> Wisatawan Asing Makin Suka Jelajahi Gunung dan Lokasi Syuting di Seoul

Seoul menyetujui pencalonan Warisan Dunia Jepang dengan syarat Tokyo dengan setia menampilkan seluruh sejarah situs — termasuk mobilisasi masa perang — dan mengadakan upacara peringatan tahunan untuk menghormati para korban.

E
Tim Redaksi
Penulis: Eko Yulianto
📰 Update Terbaru
stikibot