Kementerian Keuangan telah menyelesaikan penerbitan Panda Bond dalam mata uang Chinese Renminbi (CNY) senilai CNY7 miliar atau sekitar Rp18,47 triliun.
Nilai tersebut setara dengan US$1,03 miliar, sedikit lebih tinggi dari target pemerintah sebesar US$1 miliar.
Penerbitan terdiri dari dua tenor, yaitu tenor tiga tahun sebesar CNY5,6 miliar (Rp14,78 triliun) dan tenor lima tahun sebesar CNY1,4 miliar (Rp3,69 triliun).
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, membenarkan angka tersebut kepada Bloomberg Technoz pada Kamis (23/7/2026).
Total permintaan yang masuk mencapai CNY17 miliar atau sekitar Rp44,85 triliun, menghasilkan bid-to-cover ratio sebesar 2,4 kali.
Untuk tenor tiga tahun, permintaan tercatat CNY12,38 miliar (Rp32,66 triliun) dengan bid-to-cover ratio 2,2 kali.
Sementara tenor lima tahun mendapat permintaan CNY4,62 miliar (Rp12,19 triliun) dengan bid-to-cover ratio 3,3 kali.