Gempa bumi berkekuatan sementara 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di selatan Jepang pada Selasa, 28 Juli. Guncangan menyebabkan ribuan rumah kehilangan listrik dan menghentikan layanan kereta api.
Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami setinggi satu meter setelah gempa tersebut. Peringatan darurat juga dikeluarkan untuk tujuh prefektur di Pulau Kyushu, termasuk Kumamoto, Nagasaki, dan Fukuoka.
>>> Event Top Up Free Fire 7.0 Juli 2026: Dapat Skin Eksklusif dan Bonus Diamond
Perusahaan listrik Kyushu Electric Power melaporkan sekitar 40.000 rumah mengalami pemadaman listrik akibat gempa.
Sementara itu, operator kereta JR Kyushu menghentikan semua layanan, termasuk kereta peluru berkecepatan tinggi.
Pabrik-pabrik di wilayah tersebut, termasuk milik Sony dan TSMC, produsen chip kontrak terbesar dunia, tengah dipantau.
>>> Cara Mengajukan Refund Apple Service: Langkah, Syarat, dan Waktu Proses
Juru bicara Sony mengatakan pihaknya masih memeriksa situasi, sementara TSMC belum memberikan tanggapan.
Otoritas regulasi nuklir Jepang menyatakan tidak ada kelainan yang dilaporkan di pembangkit listrik tenaga nuklir di area terdampak.
Jepang merupakan salah satu negara paling rawan gempa di dunia, terletak di Cincin Api Pasifik.
>>> Ekonom: Keterlibatan Danantara di KSSK Picu Konflik Kepentingan
Sepuluh tahun lalu, gempa besar di Kumamoto menewaskan 275 orang dan melukai 2.739 lainnya. Gempa kali ini kembali mengingatkan pada risiko seismik tinggi di kawasan tersebut.

