unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Pesona Slow Living dan Pedasnya Chengdu Memikat Wisatawan Korea

Pesona Slow Living dan Pedasnya Chengdu Memikat Wisatawan Korea

Pesona Slow Living dan Pedasnya Chengdu Memikat Wisatawan Korea
Ilustrasi: Pesona Slow Living dan Pedasnya Chengdu Memikat Wisatawan Korea
A A Ukuran Teks16px

Chengdu, China — Bagi semakin banyak wisatawan Korea, Chengdu bukan sekadar titik di peta, melainkan sebuah janji: penggemar hotpot Sichuan dan mala yang sudah tergila-gila di rumah bisa datang ke sini untuk menikmati hidangan pedas, lalu menemukan kembali kesenangan duduk santai di bawah pohon taman.

Kota metropolitan terbesar keempat di China ini, dengan lebih dari 21 juta penduduk, telah lama dikenal sebagai "negeri kelimpahan" — sebuah cekungan yang dikelilingi pegunungan, tanah subur, dan kini dijuluki sebagai Kota Gastronomi UNESCO.

>>> Belanja Turis Asing di Seoul Melonjak Lebih dari 50% pada Semester I

Chengdu muncul sebagai destinasi favorit baru wisatawan Korea bukan hanya karena lebih murah, tetapi karena menawarkan apa yang banyak orang rasa hilang dalam kehidupan sibuk mereka: makanan beraroma kuat dan ruang untuk bersantai.

24 Rasa Khas Sichuan

Ada pepatah populer di Chengdu: "Orang Sichuan takut makanan tidak cukup pedas."

Dalam kehidupan sehari-hari, hidangan tidak hanya panas; mereka dirancang untuk membuat tubuh berkeringat dan mendinginkan diri di iklim subtropis lembap Sichuan.

Fungsi mala — kemampuan untuk merangsang sekaligus menenangkan — adalah alasan mengapa penduduk setempat menganggapnya sebagai makanan nyaman, bukan sekadar tantangan.

Di Pasar Komprehensif Yulin, pasar makanan terbesar di Chengdu, koki eksekutif Infinite Luck di Waldorf Astoria Chengdu, Tony Yang, menjelaskan bahwa Sichuan memiliki 24 profil rasa tradisional — jauh melampaui asin, asam, manis, dan pedas.

"Orang di luar mengira kami hanya suka makanan pedas. Itu tidak benar.

Banyak hidangan Sichuan tanpa cabai sama sekali. Kami punya 24 rasa — mala hanya salah satunya," kata Yang.

Salah satu rasa paling ikonik adalah "ma," sensasi mati rasa yang dihasilkan oleh merica Sichuan.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot