Melalui pembaruan Visa Infinite, kami menghadirkan pengalaman pembayaran premium yang lebih fleksibel dan relevan, sehingga setiap pemegang kartu dapat menikmati manfaat yang disesuaikan dengan gaya hidup, aspirasi, dan kebutuhan mereka yang terus berkembang," ujar Vira.
Pernyataan tersebut mencerminkan perubahan strategi industri pembayaran yang kini tidak hanya berfokus pada kemudahan transaksi, tetapi juga membangun pengalaman menyeluruh bagi pelanggan premium.
Tren tersebut juga menjadi sinyal bahwa persaingan di segmen affluent akan semakin mengarah pada penyediaan layanan yang bersifat personal.
Nilai tambah tidak lagi sekadar berasal dari fitur pembayaran, tetapi juga dari akses terhadap berbagai pengalaman eksklusif yang sesuai dengan karakter masing-masing pengguna.
Bagi industri keuangan, pertumbuhan jumlah rumah tangga affluent menghadirkan potensi peningkatan transaksi bernilai tinggi sekaligus memperluas peluang kolaborasi dengan sektor perjalanan, perhotelan, hiburan, kuliner, dan berbagai merek premium lainnya.
Dengan perkembangan tersebut, Visa menilai pembaruan Visa Infinite menjadi bagian dari strategi untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen premium yang terus berubah.
>>> IHSG Ditutup Menguat 1,56% di Tengah Pelemahan Bursa Asia
Perusahaan juga berharap ekosistem layanan yang lebih fleksibel dan personal dapat memperkuat pengalaman pembayaran digital bagi nasabah affluent di Indonesia maupun saat beraktivitas di berbagai negara.
