Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, menyatakan perekonomian negara diperkirakan tetap kuat pada paruh kedua tahun ini.
Pernyataan itu disampaikan seiring upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan minyak, seperti dilaporkan kantor berita Bernama.
Akmal mengatakan momentum pertumbuhan ekonomi akan didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah, termasuk memastikan ketahanan energi hingga akhir tahun.
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah acara pada Sabtu, seperti dikutip Bernama.
Meski optimistis, Akmal mengingatkan bahwa Malaysia harus tetap waspada terhadap perkembangan geopolitik di Timur Tengah.
Situasi tersebut dinilai masih akan memberikan tekanan terhadap pasokan minyak global.
Selain itu, penyelenggaraan balapan Formula One di Malaysia tahun ini disebutnya menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor pariwisata.