Meski demikian, dr. Amir menegaskan bahwa prosedur TAVI tidak diperuntukkan bagi seluruh penderita stenosis aorta.
Setiap pasien harus menjalani evaluasi menyeluruh sebelum dokter menentukan terapi yang paling sesuai.
"Prosedur ini diperuntukkan bagi pasien dengan stenosis aorta berat yang telah melalui penilaian menyeluruh, meliputi usia, tingkat keparahan gejala, bentuk dan kondisi katup serta pembuluh darah, fungsi organ lain, tingkat kerapuhan (frailty), hingga potensi risiko bila menjalani operasi terbuka," imbuh dr. Amir.
Penilaian tersebut bertujuan memastikan manfaat tindakan lebih besar dibandingkan risiko yang mungkin muncul selama maupun setelah prosedur dilakukan.
Pemeriksaan Menyeluruh Tentukan Kelayakan Pasien
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Subspesialis Kardiologi Intervensi dari Mayapada Hospital Tangerang, dr. Aron Husink, Sp. JP, Subsp.
KI (K), FIHA, FSCAI, mengatakan proses seleksi pasien diawali dengan serangkaian pemeriksaan komprehensif.
>>> Purbaya Buka Suara Soal Independensi Bank Indonesia
Menurutnya, pemeriksaan awal menjadi tahapan penting untuk memperoleh gambaran kondisi katup jantung, pembuluh darah, serta fungsi organ lainnya sebelum tindakan dilakukan.
"Sebelum tindakan dilakukan, sangat penting untuk menjalani pemeriksaan awal, seperti ekokardiografi, CT scan khusus untuk mengukur ukuran katup dan jalur pembuluh darah, pemeriksaan pembuluh darah koroner, serta pemeriksaan laboratorium," kata dr. Aron.
Hasil pemeriksaan tersebut selanjutnya dibahas oleh tim dokter multidisiplin yang terdiri atas dokter spesialis jantung intervensi, dokter bedah jantung, dokter radiologi, dokter anestesi, serta berbagai subspesialis lain sesuai kebutuhan pasien.
Melalui pendekatan team based management, tim akan menentukan apakah pasien lebih tepat menjalani prosedur TAVI atau terapi lain yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi klinis masing-masing.
Setelah prosedur selesai dilakukan, pasien tetap memerlukan pemantauan secara berkala agar fungsi katup baru tetap optimal dan kondisi tubuh tetap stabil.
