Serangan rudal dan drone Rusia menghantam Kyiv dan wilayah sekitarnya pada Rabu dini hari, menewaskan 15 orang dan melukai 42 lainnya.
Layanan darurat negara Ukraina melaporkan bahwa ini adalah serangan terbaru dari rentetan serangan rudal balistik skala besar yang hampir rutin terjadi pada musim panas ini.
>>> Cara Buat Email Baru Terbaru 2026, Mudah dan Aman
Ukraina memiliki persediaan rudal pencegat yang terbatas untuk sistem Patriot buatan AS, satu-satunya sistem pertahanan udara yang mampu menembak jatuh rudal balistik.
Hal ini membuat rentetan serangan besar seperti yang terjadi pada Rabu sulit dihentikan, meskipun Ukraina telah meningkatkan serangan mendalam terhadap kilang minyak dan infrastruktur energi Rusia.
Korban dan Kerusakan di Wilayah Kyiv
Di wilayah Kyiv yang lebih luas, 14 orang tewas dan 27 luka-luka.
Kebakaran terjadi di sejumlah lokasi di distrik Brovary, Bucha, dan Fastiv.
Kebakaran besar melanda gudang-gudang di kota Brovary serta desa Velyka Dymerka, Kvitneve, dan Peremoha.
Di distrik Fastiv, petugas memadamkan api yang melibatkan kendaraan di sebuah perusahaan.
Di distrik Bucha, petugas berjuang memadamkan kebakaran gudang di desa Chaiky setelah memadamkan kebakaran terpisah di fasilitas logistik di Sofiivska Borshchahivka.
Di ibu kota, satu orang tewas dan 15 luka-luka.
Administrasi Militer Kota Kyiv mengatakan semua kebakaran akibat serangan di distrik Obolonskyi, Sviatoshynskyi, Holosiivskyi, dan Desnianskyi telah berhasil dipadamkan.
>>> 11 Cara agar FYP di TikTok dan Konten Jadi Viral, Ini Tipsnya
Dampak pada Perusahaan Ukraina
Serhii Beskrestnov, penasihat presiden Ukraina untuk pengembangan teknologi pertahanan, mengatakan perang gesekan telah memasuki fase baru.
“Musuh menyerang segala sesuatu tanpa pandang bulu — gudang ritel, fasilitas penyimpanan makanan, pusat logistik, perusahaan, gudang bahan bangunan,” tulisnya di Facebook.
