SpaceX mengumumkan rencana untuk membangun jaringan layanan seluler dan memasuki pasar Amerika Serikat.
Langkah ini akan menempatkan perusahaan milik Elon Musk itu dalam persaingan langsung dengan AT&T, T-Mobile, dan Verizon.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam panggilan investor pada Selasa (5/8/2026).
Akuisisi Spektrum dari EchoStar
SpaceX baru saja mengakuisisi lisensi spektrum nirkabel 65 MHz dari EchoStar senilai $19,6 miliar.
Spektrum yang dibeli memiliki komponen terestrial, sehingga perusahaan berencana menggunakannya untuk membangun jaringan dan menawarkan layanan seluler yang sesungguhnya.
Kemungkinan besar, SpaceX ingin menggabungkan jaringan Starlink dengan infrastruktur berbasis darat untuk memberikan cakupan yang tak tertandingi di seluruh AS.
Reaksi Pasar dan Analis
Setelah kabar ini, saham Verizon, AT&T, dan T-Mobile turun antara 2,2% hingga 4%.
Namun, sejumlah analis masih skeptis terhadap ambisi SpaceX, setidaknya untuk saat ini.
Mereka menunjukkan bahwa SpaceX akan kesulitan meniru jalur para pesaing yang telah membangun infrastruktur selama 30 tahun terakhir.
Dibutuhkan investasi besar selama puluhan tahun sebelum SpaceX dapat mengambil porsi signifikan di pasar AS.
Kecuali, tentu saja, perusahaan Elon Musk itu mendapatkan kesepakatan MVNO (Mobile Virtual Network Operator) dengan salah satu penyedia jaringan yang ada.
Namun, tampaknya SpaceX punya rencana lain.
Pejabat perusahaan tidak mengungkapkan detail rencana, tetapi mereka meyakinkan investor bahwa mereka memiliki 'ide-ide hebat dan baru' untuk mewujudkannya.