Iran telah membalas dengan rudal dan drone terhadap sekutu Washington di kawasan, serta menargetkan kapal komersial yang melintasi selat tanpa izinnya.
Dalam pidato di depan pendukung di Las Vegas, Trump menyatakan preferensi pada diplomasi. "Saya lebih suka membuat kesepakatan karena saya tidak ingin membunuh orang.
Saya tidak ingin membunuh orang, tapi pada titik tertentu kita akan melakukannya," kata Trump.
Iran melaporkan lebih dari 3.400 kematian sejak AS dan Israel melancarkan perang pada 28 Februari, sementara AS melaporkan 18 personel militer tewas.
Masalah yang Belum Terselesaikan
Mengenai kesepakatan antara Iran dan Oman, sumber regional dan Iran yang berbicara kepada Reuters mengingatkan bahwa sejumlah masalah signifikan masih belum terselesaikan dan juga menolak pernyataan Trump bahwa kesepakatan untuk membuka kembali selat itu sudah dekat.
>>> Sektor Jasa AS Tumbuh Stabil di Juli, Pesanan Baru Melesat
"Konsesi telah dibuat mengenai beberapa bentuk kendali atas Hormuz," kata salah satu sumber regional kepada Reuters.
Sumber regional lainnya mengatakan masih ada detail yang harus ditentukan tentang bagaimana "kendali" akan didefinisikan, dengan negosiator Teluk bersikeras negara-negara regional mengawasi inspeksi kapal, dan pembayaran biaya bersifat sukarela.
Menurut pejabat senior Iran, Iran mencari biaya antara 5% dan 7% dari harga kargo dari kapal yang menggunakan selat itu.
Oman membahas biaya sekitar 3%, sementara Washington menginginkan tanpa biaya sama sekali.
Sumber senior Iran mengatakan teks kesepakatan yang sudah di atas meja membayangkan Iran memiliki kendali atas kapal yang menuju Teluk melalui selat itu, dan salah satu poin utama yang menjadi sandungan adalah peran apa yang akan dimiliki Iran atas kapal yang menuju arah berlawanan.
