Untung mengaku heran alat pembuat peluru dan berbagai perlengkapan senjata bisa tersimpan di lingkungan sekolah yang menaungi jenjang pendidikan mulai dari TK hingga SMA.
Menurutnya, keberadaan barang-barang tersebut menimbulkan pertanyaan karena diduga ada aktivitas diam-diam di area sekolah tanpa diketahui pihak yayasan.
"Kami juga menemukan barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja serta sekitar 25 kaset video porno.
Kami juga mempertanyakan mengapa barang-barang tersebut bisa berada di lingkungan sekolah," ucapnya.
Sementara itu, kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan penemuan pertama terjadi pada 10 Juli 2026.
>>> Perang Iran Memicu Kekhawatiran Dampak Jangka Panjang Cedera Otak pada Tentara AS
Saat itu, pihak sekolah bersama aparat membuka ruangan yang telah lama terkunci dan menemukan ratusan pucuk senjata berikut amunisi serta aksesori pendukungnya.
