Redmi K100 Pro dan Redmi K100 Pro Max belum diluncurkan secara resmi, tetapi bocoran terbaru telah mengungkap banyak spesifikasi yang diharapkan.
Menariknya, kedua perangkat ini tampak jauh lebih mirip daripada berbeda.
>>> Samsung Resmikan ISOCELL HPC, Sensor Pertama dengan Teknologi DeepPix
Alih-alih memisahkan keduanya dengan chipset, kamera, atau pengalaman software yang berbeda, Xiaomi tampaknya hanya menyiapkan segelintir peningkatan untuk varian Pro Max.
Jika bocoran saat ini akurat, seri K100 bisa menjadi salah satu celah hardware terkecil antara dua model flagship Redmi dalam beberapa tahun terakhir.
Xiaomi Tidak Membagi Pengalaman Flagship Inti
Kesimpulan terbesar dari bocoran ini adalah Xiaomi tidak menciptakan dua tingkat performa flagship yang berbeda.
Baik Redmi K100 Pro maupun K100 Pro Max diperkirakan akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, dipadukan dengan HyperOS 3 berbasis Android 16.
Konfigurasi memori, opsi penyimpanan, fitur konektivitas, sensor sidik jari ultrasonik, speaker stereo, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, USB 3.2, NFC, dan bahkan hardware kamera semuanya tampak identik.
Ini menunjukkan Xiaomi ingin kedua ponsel memberikan pengalaman flagship yang sama, bukan menyimpan fitur performa khusus untuk model yang lebih tinggi.
Pendekatan ini berbeda dari beberapa lini flagship pesaing, di mana varian premium sering menerima hardware eksklusif.
Setidaknya berdasarkan bocoran saat ini, Pro Max tidak dirancang sebagai ponsel yang "lebih cepat".
Upgrade Terbesar Ada pada Kapasitas Baterai
Di antara semua spesifikasi yang bocor, kapasitas baterai adalah perbedaan yang paling jelas.
Redmi K100 Pro diperkirakan memiliki baterai silikon-karbon 8.560mAh, sementara K100 Pro Max bisa meningkat menjadi 9.070mAh.
Kapasitas tersebut sangat besar untuk smartphone flagship dan melanjutkan pergeseran Xiaomi menuju teknologi baterai silikon-karbon. Menariknya, teknologi pengisian daya tidak berubah seiring baterai yang lebih besar.

