Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan investasi senilai US$3 miliar atau sekitar Rp53 triliun untuk sektor pertambangan mineral kritis.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan para eksekutif industri terkemuka pada Jumat, 8 Agustus 2026.
>>> Profil Ning Najma Tsuroyya, Istri Kadam Sidik yang Resmi Menikah
Langkah ini bertujuan melepaskan ketergantungan AS dari rantai pasok yang didominasi China.
Pernyataan Trump
Dalam acara di Departemen Luar Negeri, Trump menyatakan proyek-proyek tersebut akan "menciptakan ribuan lapangan kerja serta meningkatkan stabilitas dan keamanan ekonomi kita."
>>> BGN Identifikasi 950 Dapur MBG Diduga Tak Penuhi Standar Sanitasi
Ia menambahkan, "Kita kembali mempekerjakan para penambang kita dan merebut kembali posisi yang seharusnya dimiliki Amerika sebagai negara adidaya mineral dunia."
Rincian Investasi
Investasi tersebut mencakup perjanjian pinjaman senilai US$1,4 miliar dengan Sila Nanotechnologies Inc dari Kantor Modal Strategis Departemen Pertahanan.
>>> AS dan China Bersaing Sengit, Pasar Tembaga Krisis Pasokan
Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas produksi anoda baterai silikon dan sel baterai lithium-ion.

