Pasar tembaga semakin mengetat dengan cepat. Lonjakan pengiriman ke AS dan peningkatan pesanan di China menjadi pemicu kenaikan harga.
Harga kontrak berjangka di London pekan ini menembus US$14.000 per ton. Batas atas itu hanya pernah dilewati beberapa kali tahun ini.
>>> Truk di Depok Tabrak Warung, Tak Kuat Lewati Tanjakan
Banyak pedagang memperkirakan harga akan segera melampaui rekor di atas US$14.500. Rekor itu sempat tercapai sebentar akibat aksi beli spekulatif di China pada akhir Januari lalu.
Gangguan Arus Perdagangan
Kali ini, lonjakan harga lebih disebabkan oleh gangguan arus perdagangan. Daya tarik dua ekonomi terbesar dunia menjadi pemicunya.
Penimbunan tembaga dalam jumlah besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di AS terus meningkat menjelang keputusan tarif.
>>> 20 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak-anak, Seru dan Menyenangkan
Para pedagang juga meningkatkan pengiriman ke China untuk mengatasi kelangkaan pasokan di sana.
Arus pasokan ke China terjadi di tengah perdagangan arbitrase.
>>> Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta Padam, Satu Pekerja Dievakuasi
Hal ini mendorong pengiriman ke AS dan memicu rekor harga kontrak berjangka di bursa Comex New York pada Rabu.
