Kementerian Kehutanan mengonfirmasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Resor Sembalun, SPTN Wilayah II Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, telah berhasil dikendalikan.
Tidak ada lagi titik api aktif yang terpantau.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Budhy Kurniawan, memperkirakan sekitar 30 hektare kawasan terdampak kebakaran. Angka tersebut masih berdasarkan pengamatan awal dan masih dalam proses konfirmasi.
Vegetasi yang terbakar didominasi oleh semak, perdu, dan liana.
Penanganan Kebakaran
Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada Jumat (07/08/2026) sekitar pukul 16.48 WITA.
>>> Indah Yusuvia Pratama, ASN KBB yang Viral Singgung Fee Proyek, Minta Maaf
Petugas kemudian melakukan pengecekan lapangan dan menemukan tiga titik api aktif di kawasan Maletan.
Dalam penanganan awal, sekitar 22 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, perkembangan api masih cukup dinamis hingga pukul 19.00 WITA.
>>> Iran Kaitkan Pembukaan Hormuz dengan Konsesi AS
Budhy menyatakan bahwa Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani bersama unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran tersebut.
