Gempa ini membuat banyak orang cemas setelah gempa berturut-turut melanda Venezuela pada akhir Juni, menghancurkan ratusan bangunan dan menewaskan lebih dari 6.300 orang.
Mónica Sánchez, pemilik perusahaan kecil pembuat seragam kerja, selamat bersama 12 karyawannya saat dinding pabriknya runtuh di Pereira.
"Sangat mengejutkan — kota runtuh di sekitar kami," katanya.
Pemerintah kota Pereira melaporkan sedikitnya 58 bangunan runtuh, sementara Wali Kota Cali, Alejandro Eder, menyebut 40 bangunan runtuh.
Kedua kota memberlakukan jam malam untuk mencegah penjarahan.
Pereira juga melarang kendaraan pribadi beroperasi untuk memberi jalan bagi ambulans, polisi, dan petugas penyelamat.
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan akan memberikan bantuan darurat senilai 15,5 juta dolar AS untuk tempat tinggal, makanan, dan bantuan lainnya.
Pemerintah di seluruh Amerika Latin juga menawarkan bantuan.
"Ini tragedi bagi seluruh kota, bagi ribuan keluarga," kata Wali Kota Pereira, Mauricio Salazar, dengan suara bergetar.
>>> KPK Akan Periksa Kesehatan Yuddy Renaldi, Tersangka Korupsi Bank BJB yang Belum Ditahan
"Tapi kami di sini, dan kami akan terus maju dengan pertolongan Tuhan."
