Uji Hukum Terbesar
Para ahli mengatakan persidangan ini adalah uji hukum terbesar terhadap efek media sosial pada pengguna muda. Ini terjadi di tengah evaluasi global atas dampak tersebut.
Meta menyebut denda bisa mencapai $1,4 triliun, mendekati nilai pasar perusahaan yang berbasis di Menlo Park, California.
Jaksa agung belum menentukan denda, tetapi pada sidang pekan lalu menyebut jumlahnya bisa sekitar $200 miliar—setara tiga tahun laba setelah pajak Meta.
California, Colorado, Kentucky, dan New Jersey juga ingin Meta menerapkan batasan usia dan menghilangkan fitur gulir tanpa batas yang mendorong pengguna terus melihat konten baru.
>>> Gagalkan Penyelundupan 222 Ribu Benih Lobster di Merak, Polisi Ungkap Modus Angkut Ikan Gurame
O'Neill mengatakan negara bagian tidak berusaha mematikan Meta atau media sosial. "Kasus ini bukan tentang apakah media sosial memiliki manfaat bagi sebagian orang.
Itu memang ada," katanya.
Namun, ia mengatakan Meta mengeksploitasi anak-anak untuk keuntungannya sendiri, meneliti cara kerja otak anak dan reaksi mereka terhadap rangsangan daring, serta melacak setiap interaksi anak di aplikasi mereka.
Ia menunjukkan email internal yang dikirim ke Mosseri yang menyebut "waktu yang dihabiskan remaja" sebagai tujuan perusahaan.
Karyawan Meta juga menganggap Instagram sebagai "narkoba" dan diri mereka sebagai "pengedar."
"Meta menemukan bahwa semakin muda anak mulai menggunakan aplikasi, semakin baik," kata O'Neill.
"Semakin besar kemungkinan mereka tetap menjadi pengguna, semakin besar kemungkinan mereka menghasilkan uang bagi Meta dalam jangka panjang."
Kritik di Luar Pengadilan
Dalam pernyataan sebelum persidangan, juru bicara Meta mengatakan klaim negara bagian tidak berdasar dan perusahaan berdiri di belakang catatan perlindungan kuat untuk remaja.
"Jaksa agung tidak memberikan bukti bahwa siapa pun di negara bagian mereka disesatkan, mengklaim fitur-fitur tidak berbahaya seperti memiliki akun Instagram tambahan membahayakan warga mereka, dan mencoba menghukum Meta untuk tantangan industri seperti verifikasi usia," kata juru bicara tersebut.
