Rendy menambahkan, kolaborasi PLN dan MRT Jakarta telah terjalin sejak Fase 1 mulai beroperasi dan menjadi salah satu fondasi dalam menghadirkan layanan transportasi publik berstandar internasional di Jakarta.
“Sejak Fase 1 lintas utara–selatan beroperasi tujuh tahun lalu, PLN terus mendukung kami dengan pasokan listrik yang baik.
Menjelang operasional Fase 2A, kami melihat dukungan ini bukan sekadar kerja sama penyediaan listrik, tetapi kolaborasi antara BUMD dan BUMN untuk menghadirkan infrastruktur transportasi publik Jakarta yang mampu bersaing, bahkan lebih baik, dengan sistem metro di negara lain,” kata Rendy.
Berdasarkan halaman website Community of Metros (COMET), MRT Jakarta ditetapkan sebagai salah satu metro terbaik di dunia dalam kualitas layanan transportasi publik.
Hal ini sekaligus mendukung target Jakarta mencapai peringkat 50 dalam Indeks Kota Global pada 2030.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch.
>>> Karhutla Kalimantan: 1.106 Titik Panas Terdeteksi, Sebaran Terbanyak di Kalbar dan Kalteng
Andy Adchaminoerdin, mengatakan PLN berkomitmen memastikan kesiapan pasokan dan infrastruktur kelistrikan sejalan dengan perkembangan sistem transportasi massal berbasis listrik di Jakarta.
