Sistem 11.1.4 saluran ini memiliki enam driver menghadap ke atas, subwoofer nirkabel 12 inci, dan output maksimum 1.570 watt.
Mendukung Dolby Atmos dan DTS:X, cocok untuk efek imersif dari film, game, dan konten streaming.
Speaker belakang yang dapat dilepas juga bisa menjadi speaker Bluetooth portabel. Fitur Broadcasting memungkinkan Anda membawa satu atau dua speaker ke ruangan lain sambil tetap mendengar audio TV.
Mode Night Listening mematikan soundbar utama dan subwoofer agar Anda bisa mendengarkan lebih pelan dari speaker yang dilepas.
Dengan harga $1.699,95, pilihan ini bersaing langsung dengan Samsung. Pilih JBL jika Anda menginginkan setup ruangan yang lebih fleksibel dan portabel.
Pilih Samsung jika integrasi ekosistem Q-Symphony lebih penting.
>>> Sony Xperia 10 VIII Siap Meluncur Pekan Depan, Desain Bocor
Sonos Arc Ultra: Desain Elegan dengan Bass Dalam
Sonos Arc Ultra ditujukan bagi mereka yang menginginkan performa Atmos kelas atas tanpa subwoofer dan speaker belakang yang mendominasi ruangan.
Inovasi utamanya adalah Sound Motion, sistem woofer membran ganda yang menghasilkan bass lebih dalam tanpa membuat soundbar besar.
Arc Ultra mendukung pengalaman audio spasial 9.1.4, menggunakan 14 driver rekayasa Sonos, dan dilengkapi Dolby Atmos, HDMI eARC, Wi-Fi, Bluetooth, AirPlay 2, Trueplay, dan empat tingkat Speech Enhancement bertenaga AI.
Soundbar ini juga mudah diperluas: tambahkan Sonos Sub dan speaker belakang Era 300 untuk sistem surround yang lebih lengkap.
Perangkat lunak Sonos tetap menjadi nilai jual utama. Setup mudah, multiroom music sangat baik, dan aplikasi menawarkan kontrol penyesuaian yang berguna.
Arc Ultra juga dapat mengalihkan audio TV ke satu atau dua headphone Sonos Ace.