unique visitors counter
⌂ Beranda News Ribuan Massa Demo di DPR, Jalan Gatot Subroto Ditutup Total
News

Ribuan Massa Demo di DPR, Jalan Gatot Subroto Ditutup Total

Ribuan Massa Demo di DPR, Jalan Gatot Subroto Ditutup Total
A A Ukuran Teks16px

Jakarta – Kawasan depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, mulai ramai pada Kamis (27/8/2026) pagi. Massa dari sejumlah daerah berdatangan untuk menyampaikan aspirasi.

Berdasarkan pantauan dari siaran langsung warga di lokasi sekitar pukul 05.31 WIB, Jalan Jenderal Gatot Subroto dari arah timur menuju barat telah ditutup.

>>> Polri Siap Amankan Aksi Demo di Depan Gedung DPR, Ini Imbauannya

Kendaraan dari arah Kuningan menuju Slipi tidak dapat melintas seperti biasa.

Penutupan jalan terjadi ketika peserta aksi mulai menggunakan badan jalan sebagai tempat berkumpul. Sejumlah warga terlihat duduk, sementara sebagian lainnya beristirahat dengan beralaskan kardus.

Massa Membawa Spanduk Tuntutan

Melansir dari akun X/@arifbalikpapan1, massa terlihat membawa berbagai spanduk berisi tuntutan dan aspirasi. Salah satu spanduk yang dipasang di gerbang Gedung DPR bertuliskan, "Rampas aset koruptor.

Hukum mati koruptor." dan "AMPB untuk masyarakat Indonesia".

Kepadatan diperkirakan bertambah karena beberapa kelompok massa dijadwalkan datang secara bertahap sepanjang hari.

Polisi Berjaga di Kompleks DPR

Di tengah konsentrasi massa, sejumlah polisi terlihat berjaga di balik gerbang kompleks parlemen. Pengamanan dilakukan ketika peserta aksi mulai memenuhi area depan Gedung DPR.

>>> 9 WNI Hilang Akibat Banjir Nepal, Tim Tanggap Darurat Dikirim

Situasi tersebut menunjukkan bahwa aksi masih berada pada tahap awal.

Perkembangan jumlah peserta dan agenda masing-masing kelompok masih dapat memengaruhi kondisi kawasan DPR hingga siang dan sore hari.

Empat Kelompok Dijadwalkan Menggelar Aksi

Sedikitnya ada empat kelompok yang dijadwalkan mengikuti demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Masing-masing membawa isu dan tuntutan yang berbeda.

Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendorong DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Mereka juga meminta dugaan kasus korupsi yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Pati dituntaskan.

Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) membawa tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset, hukuman mati bagi koruptor, serta penurunan harga kebutuhan pokok.

>>> Jadwal Baru Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai, Ini Alasannya

Kelompok lain yang dijadwalkan hadir adalah Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM). Informasi lebih lanjut mengenai tuntutan mereka belum tersedia.

📰 Update Terbaru