Orang Islam harus mampu menjadi orang yang menjadikan lingkungan tenteram. Jika terjadi perselisihan, kita menjadi orang yang mendamaikan. Jika ada kesusahan, kita menjadi orang yang membantu. Jika ada kebodohan, kita menjadi orang yang menyebarkan ilmu. Jika ada kemiskinan, kita membangun kepedulian. Dan jika terjadi perpecahan, kita harus menjadi orang yang menjaga persatuan.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Bangsa yang besar tidak hanya diukur dari gedung-gedung yang tinggi, jalan yang bagus, atau teknologi yang maju. Namun, juga diukur dari akhlak masyarakatnya, kerukunannya, kejujurannya, dan kepeduliannya terhadap sesama.
Maka, di bulan Maulid dan momentum kemerdekaan ini, marilah kita bersama-sama memperbaiki diri. Pertama, kita tingkatkan iman dan takwa. Kedua, kita teladani akhlak Rasulullah ﷺ. Ketiga, kita menghormati jasa para pahlawan dengan mengisi kemerdekaan melalui amal yang bermanfaat. Keempat, kita menjaga persatuan dan kerukunan. Kelima, kita mendidik putra-putri kita agar menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mencintai agama, dan mencintai bangsa.
Semoga Indonesia senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kemakmuran, dan keberkahan. Semoga para pahlawan bangsa, para ulama, dan para pejuang yang telah wafat diberikan tempat yang mulia di sisi Allah SWT. Aamiin.
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ. وَالْعَصْرِۙ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِࣖ بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ .أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
(Duduk sejenak antara dua khutbah)