Satu orang tewas dan sekitar 15 orang dilaporkan hilang atau belum ditemukan setelah banjir bandang melanda Grand Canyon, Arizona, Amerika Serikat, pada Sabtu (29/8).
Layanan Taman Nasional AS mengonfirmasi bahwa jenazah seorang pria berusia 46 tahun ditemukan pada Minggu malam di dekat Crystal Rapids di sepanjang Sungai Colorado.
>>> Banjir Nepal-Tibet Tewaskan 900 Orang, 4.700 Lebih Hilang
Banjir terjadi di Bright Angel Creek, anak sungai yang mengalir ke Sungai Colorado, pada Sabtu sore waktu setempat.
Lebih dari 60 orang dievakuasi dari dasar ngarai, dan tim penyelamat masih mencari 15 orang yang belum diketahui keberadaannya.
Dampak pada Infrastruktur dan Pengunjung
Banjir ini juga merusak jalur pasokan air utama yang melayani jutaan pengunjung dan ribuan penduduk Grand Canyon Village.
Akibatnya, mulai Senin, wisatawan tidak dapat menginap di penginapan di dalam taman nasional, dan penduduk diminta menghemat air.
Jembatan penyeberangan di atas sungai hanyut, dan aliran deras membawa batu-batu besar serta mengubah lanskap ngarai.
Proyek rehabilitasi pipa air senilai 208 juta dolar AS yang sedang berjalan diperkirakan selesai tahun depan, namun banjir ini menjadi pukulan berat.
Seorang saksi mata, Parth Desai, menuturkan pengalamannya saat terjebak banjir bersama rekan-rekannya. Mereka berlari menyelamatkan diri saat dinding puing setinggi 1 meter mendekat.
Mereka akhirnya dievakuasi dengan helikopter pada Sabtu malam setelah mencapai area Phantom Ranch.
Erica Viola, pengunjung lain, mengatakan sekitar 50 pendaki di Bright Angel Campground menyaksikan sungai naik dan puing-puing melintas, termasuk potongan bangunan.
Menurut Badan Cuaca Nasional, hujan deras sekitar 1-2,5 cm turun dalam 20 menit di lereng berbatu dengan penurunan elevasi curam.
Sebelumnya, dua sistem cuaca kecil telah membasahi area tersebut, sehingga tanah sudah jenuh sebelum badai utama datang.
Banjir terjadi di sisi utara Grand Canyon, di mana Bright Angel Creek turun dari North Rim ke Sungai Colorado, dengan penurunan sekitar 1.828 meter.
Hujan dan badai petir masih berpotensi melanda area tersebut hingga Senin.
