unique visitors counter
⌂ Beranda News Meneladani Rasulullah, Mengisi Kemerdekaan: Refleksi Khutbah Jumat 4 September 2026
News

Meneladani Rasulullah, Mengisi Kemerdekaan: Refleksi Khutbah Jumat 4 September 2026

Meneladani Rasulullah, Mengisi Kemerdekaan: Refleksi Khutbah Jumat 4 September 2026
masjid • pixabay
A A Ukuran Teks16px

Maka, jika kita mengaku mencintai Rasulullah ﷺ, pertanyaannya: sudah berapa banyak akhlak Rasulullah yang kita teladani? Rasulullah ﷺ adalah pribadi yang jujur, amanah, penuh kasih sayang, sabar, adil, dan senantiasa mengupayakan kebaikan bagi sesama.

Maka, Maulid harus menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak kita. Jangan hanya ramai ketika membaca shalawat, tetapi setelah itu kita harus menjadi lebih jujur. Jangan hanya senang menyebut nama Nabi, tetapi kita harus lebih menyayangi orang lain. Jangan hanya menghormati Rasulullah dengan lisan, tetapi kita harus menghormati ajarannya melalui perbuatan.

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

Pada bulan ini kita juga sedang merasakan momentum kemerdekaan bangsa Indonesia. Kemerdekaan yang kita rasakan sekarang tidak datang secara tiba-tiba. Ada perjuangan, pengorbanan, darah, air mata, dan doa dari para leluhur serta para pahlawan. Para ulama dan santri juga memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa. Maka, sebagai generasi penerus, kita harus mampu mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai hal yang bermanfaat.

Kemerdekaan sejatinya bukan hanya bebas dari penjajahan. Kemerdekaan juga berarti bebas untuk melakukan kebaikan, bebas menuntut ilmu, bebas membangun masyarakat, dan bebas beribadah kepada Allah dengan tenteram. Namun, kita harus ingat bahwa kemerdekaan juga merupakan amanah dan tanggung jawab.

Allah SWT telah memberikan peringatan: وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ Artinya: “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi.” (QS. Al-Qashash: 77)

Maka, jangan sampai kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan justru diisi dengan kemaksiatan, perselisihan, korupsi, fitnah, ujaran kebencian, dan tindakan yang merusak persatuan.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Jika kita menyatukan makna Maulid Nabi dan kemerdekaan, kita dapat menemukan pelajaran yang sangat besar. Rasulullah ﷺ mengajarkan kita tentang akhlak dan persatuan. Kemerdekaan mengajarkan kita tentang rasa syukur dan tanggung jawab. Rasulullah ﷺ memberikan teladan agar umatnya menjadi umat yang bermanfaat. Maka, di zaman kemerdekaan ini, kita harus menjadi warga bangsa yang bermanfaat.

📰 Update Terbaru