Selama menunggu vonis, ia ditahan tanpa jaminan dan berencana mengajukan banding.
Pada malam 7 September 1996, Tupac Shakur ditembak empat kali menggunakan pistol Glock . 22 saat mobilnya berhenti di lampu merah di Paradise, Nevada.
Tembakan berasal dari sebuah Cadillac putih yang memepet kendaraan Shakur yang dikemudikan bos labelnya, Marion 'Suge' Knight.
Peluru mengenai dada, lengan, dan paha Shakur, sementara satu peluru menyerempet kepala Knight.
Shakur meninggal dunia enam hari kemudian akibat luka-lukanya.
Kasus ini menjadi salah satu kejahatan tak terpecahkan dan paling menggemparkan di dunia musik.
Davis sebelumnya sesumbar atas perannya dalam kasus ini, termasuk dalam dokumenter BET 'Death Row Chronicles' pada 2018.
Dalam acara itu, ia mengisyaratkan senjata pembunuh dioper dari kursi belakang Cadillac putih, namun enggan menyebut identitas orangnya.
>>> Lionel Richie Sempat Dirawat di ICU, Kondisinya Kini Stabil
"Saya akan tetap memegang teguh kode etik jalanan," ujar Davis, "Senjata itu datang dari kursi belakang, kawan."