Tugasnya adalah memeriksa jenazah dan mengembalikannya kepada keluarga secepat mungkin. Sementara itu, tentara dan polisi terus mencari dan menyelamatkan korban hilang.
Seiring berlalunya hari, arus deras mulai surut dan jumlah jenazah yang hanyut berkurang. Hingga hari wawancara, sekitar 80 jenazah masih berada di Rumah Sakit Bharatpur.
“Saya perkirakan pengambilan sampel akan selesai besok atau lusa,” kata Shakya. “Ini sulit, tetapi kami bekerja siang malam dan melakukan yang terbaik untuk rakyat Nepal.”
Ia juga memberikan secercah harapan bagi warga Korea yang masih hilang.
“Dari lebih dari 200 jenazah yang saya periksa, saya belum melihat satu pun yang tampak seperti orang Korea,” ujarnya.
>>> Pria Tanpa Identitas Tewas di Gardu LRT Pancoran, Polisi Temukan Gergaji Besi
“Mungkin karena mereka masih hidup.”