unique visitors counter
⌂ Beranda News Korban Banjir Nepal Terus Bertambah, Warga Berdoa dan Berharap
News

Korban Banjir Nepal Terus Bertambah, Warga Berdoa dan Berharap

Warga Nepal berdoa di kuil setelah banjir
Korban Banjir Nepal Terus Bertambah, Warga Berdoa dan Berharap
A A Ukuran Teks16px

Kathmandu, Nepal – Asap putih mengepul di tepi Sungai Bagmati yang melintasi ibu kota Nepal.

Ritual kremasi Hindu sedang berlangsung, jenazah dicuci di sungai suci sebelum dibakar dan abunya dikembalikan ke air.

>>> Update Kasus Pengeroyokan Bambang Setiawan: Polda Metro Jaya Ungkap Sketsa Wajah Dua Terduga Pelaku di Pejompongan

Sepekan setelah banjir dahsyat, jumlah korban tewas dan hilang terus meningkat. Di Pashupatinath Temple, kawasan timur Kathmandu, asap kremasi terlihat semakin pekat.

Pada Selasa, 11 dari 12 platform kremasi di kuil tersebut digunakan. Satu jenazah berbaju oranye tiba dengan tandu, keluarga memandikannya di sungai sebelum api menyala.

Doa di Tengah Duka

Pashupatinath adalah salah satu kuil Hindu paling terkenal di dunia, didedikasikan untuk Siwa, dewa kehancuran dan regenerasi. Seorang pria India yang kehilangan anggota keluarganya berusaha menahan air mata.

“Saya terus berpikir mungkin tragedi ini terjadi karena saya seharusnya berdoa lebih awal,” katanya. Selasa secara tradisional adalah hari untuk berdoa memohon kesembuhan.

Di kuil Ganesha terdekat, lebih dari 100 orang mengantre. Dupa memenuhi udara, para penyembah berdoa dengan khusyuk.

Aishwarya Karki (51) mengaku menderita setiap hari karena belum bisa menghubungi ibunya sejak banjir. “Saya berdoa agar kesedihan saya berkurang, walau sedikit,” ujarnya.

Dhitri Tamang (32) kehilangan sepupunya dalam banjir. “Saya berdoa agar keluarga saya tidak mengalami bencana seperti ini lagi.

Tetapi kami yang masih hidup harus terus melanjutkan hidup, bukan?” katanya.

>>> BMKG Pastikan Gempa Cianjur M4,3 dari Sesar Darat, Bukan Megathrust

Harapan di Tengah Keputusasaan

Foto-foto orang hilang ditempel di dinding rumah sakit Tribhuvan University Teaching Hospital. Namun, mereka yang selamat menjadi bukti bahwa keajaiban bisa terjadi.

📰 Update Terbaru