unique visitors counter
⌂ Beranda News 988 Ijazah Siswa Swasta di Bogor Ditebus Pemkot dan DPRD
News

988 Ijazah Siswa Swasta di Bogor Ditebus Pemkot dan DPRD

Penyerahan ijazah kepada siswa di Bogor
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama DPRD Kota Bogor kembali menyalurkan program tebus ijazah pada APBD Tahun Anggaran 2026.

Sebanyak 988 lembar ijazah diserahkan langsung kepada para alumni SMA, SMK, dan MA swasta se-Kota Bogor di Ruang Serbaguna, Senin, 31 Agustus 2026.

Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengatakan bantuan pelunasan biaya pendidikan ini merupakan buah perjuangan panjang antara legislatif dan eksekutif.

Program ini telah dirintis dan dianggarkan sejak periode APBD 2020-2021.

"Ini program perjuangan panjang DPRD dan Pemkot Bogor. Kami banyak menerima aspirasi warga yang terkendala biaya untuk mengambil dokumen kelulusannya," kata Adityawarman.

"Kami berharap ijazah ini bisa dijadikan modal untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga," tambahnya.

Program bantuan sosial ini dieksekusi berdasarkan Peraturan Wali Kota Bogor Nomor 50 Tahun 2023 tentang Bantuan Pelunasan Biaya Pendidikan bagi Siswa Miskin.

Pada alokasi 2026, penerima manfaat mencakup 988 lulusan yang tersebar di 59 sekolah swasta.

Rinciannya, 927 siswa SMK, 53 siswa SMA, dan 8 siswa Madrasah Aliyah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan terbatasnya daya tampung sekolah negeri memaksa sebagian besar lulusan melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta.

Sekolah swasta membutuhkan biaya operasional mandiri, sementara daya tampung SMA/SMK negeri di Kota Bogor belum sebanding dengan lulusan SMP yang mencapai belasan ribu anak per tahun.

"Jadikan momentum penebusan ijazah ini sebagai pemantik semangat. Bekerjalah segiat mungkin, buktikan kalian mampu mensejahterakan, dan jangan berhenti belajar," ujar Dedie.

"Cari peluang untuk lanjut ke D3, D4, S1, S2, hingga S3," pesannya.

Melalui penyerahan dokumen resmi kelulusan ini, Dedie berpesan kepada seluruh alumni penerima manfaat agar tidak patah semangat.

Ijazah tersebut diharapkan dimanfaatkan secara maksimal untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.

📰 Update Terbaru