Perjalanan Panjang: Dari Pemain Tangguh hingga Strategis Ulung
Lahir di Medan pada 5 Juli 1958, Iwan Setiawan telah mendedikasikan lebih dari separuh hidupnya untuk mencintai dan membesarkan sepak bola Indonesia. Sebelum dikenal sebagai otak taktis di pinggir lapangan, ia pernah mengecap nikmatnya berlaga sebagai pemain yang tangguh.
Rekam jejaknya sebagai pemain cukup gemilang, di mana ia tercatat pernah memperkuat klub-klub legendaris seperti Pelita Jaya, Arseto Solo, hingga membela kebanggaan warga ibu kota, Persija Jakarta. Pengalaman bertanding di level tertinggi inilah yang kemudian membekalinya dengan intuisi tajam saat beralih peran menjadi seorang pelatih.
Setelah memutuskan untuk menggantung sepatu, Iwan tidak meninggalkan dunia yang dicintainya. Ia beralih fokus meniti karier manajerial dengan memulai langkah dari akar rumput. Ia dipercaya mengarsiteki tim junior Persija Jakarta pada kurun waktu 1997 hingga 1999, membina bibit-bibit muda Macan Kemayoran.
Perjalanannya terus menanjak berkat konsistensi dan visi kepelatihannya yang jernih. Ia kemudian dipercaya menukangi tim senior Persija Jakarta pada musim 2000-2001. Prestasinya yang konsisten membuatnya dilirik oleh federasi, hingga ia sempat mengemban amanah mulia menangani Timnas Indonesia U-17 pada rentang tahun 2004-2005, di mana ia bertugas membentuk fondasi sepak bola usia muda nasional.
Sentuhan Emas dan Jejak Prestasi yang Tak Terlupakan
Sepanjang kariernya, Iwan Setiawan pernah mengarsiteki sejumlah tim besar di berbagai penjuru Nusantara, mulai dari PSMS Medan, Persela Lamongan, Pusamania Borneo FC, hingga Persebaya Surabaya. Namun, ada dua momen khusus yang selalu dikenang sebagai puncak kontribusi nyatanya.
Salah satu pencapaian manisnya yang paling dikenang adalah saat ia sukses membawa Pusamania Borneo FC meraih gelar juara kasta kedua nasional pada musim 2013-2014. Di bawah komandonya, tim asal Kalimantan tersebut tampil dominan dan penuh percaya diri, sebuah pencapaian yang mengangkat martabat dan kepercayaan diri sepak bola daerah di kancah nasional.
