Kamera: Tensor G6 mendukung kamera tunggal hingga 200MP dan perekaman video 4K pada 30fps, sementara Snapdragon 8 Elite mendukung hingga 320MP dan video 8K pada 60fps.
Konektivitas: Tensor G6 menggunakan modem MediaTek M90 5G dengan kecepatan unduh puncak 12 Gbps, sedangkan Snapdragon 8 Elite memakai modem Snapdragon X80 dengan kecepatan unduh 10 Gbps.
Keduanya mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.0.
Skor Benchmark Tensor G6 vs Snapdragon 8 Elite
Pada Geekbench 6, Pixel 11 Pro XL dengan Tensor G6 meraih skor 2.671 untuk single-core dan 6.802 untuk multi-core.
Sementara Galaxy S25 Plus dengan Snapdragon 8 Elite mendapatkan 3.008 poin single-core, lebih tinggi 12%, dan 9.730 poin multi-core, lebih tinggi 43%.
Artinya, perangkat dengan Snapdragon 8 Elite akan lebih unggul dalam beban kerja berat seperti memproses data kompleks dan menjalankan banyak aplikasi.
Pada AnTuTu v11, Snapdragon 8 Elite mencetak total 3.162.650, jauh di atas Tensor G6 yang hanya 1.857.406, selisih lebih dari 70%.
Rincian skor menunjukkan CPU Snapdragon 8 Elite lebih tinggi 22%, GPU lebih tinggi 177%, memori lebih tinggi 36%, dan UX lebih tinggi 71%.
Perbedaan GPU yang sangat besar menegaskan bahwa Snapdragon 8 Elite jauh lebih unggul untuk gaming kelas atas.
Tes 3DMark Wild Life Extreme Stress Test juga membuktikan hal ini.
Tensor G6 memperoleh skor keseluruhan 3.386, sedangkan Snapdragon 8 Elite mencapai 6.612, selisih 95%.
Rata-rata FPS Snapdragon 8 Elite juga jauh lebih tinggi, yaitu 39.48 dibandingkan 20.31 milik Tensor G6.
Snapdragon 8 Elite jelas mengungguli Tensor G6 di berbagai benchmark.