unique visitors counter
⌂ Beranda News Geger di Subang! Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Demo Berujung Ricuh, Wakasek Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Berantai
News

Geger di Subang! Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Demo Berujung Ricuh, Wakasek Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Berantai

Geger di Subang! Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Demo Berujung Ricuh, Wakasek Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Berantai
18 Influencer Dipanggil Polisi Terkait Arisan Bodong Jatim, Siapa Saja?
A A Ukuran Teks16px

Berawal dari Insiden di GOR, Keberanian DS Memicu Efek Domino

Kasus serius ini tidak muncul dalam semalam. Bom waktu tersebut meledak setelah seorang siswi berinisial DS memberanikan diri untuk bersuara. DS mengungkapkan trauma yang ia alami saat menjadi panitia acara perpisahan sekolah pada 7 Mei 2026 silam.

Saat itu, DS sedang membersihkan Gedung Olahraga (GOR) sekolah dan menyempatkan diri untuk berfoto. Tiba-tiba, AT datang dan merangkul serta memeluk DS dari belakang tanpa persetujuan. Tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh seorang pendidik di lingkungan sekolah ini jelas melanggar batas etika dan hukum.

Keberanian DS untuk melapor menjadi pemicu "efek domino". Seorang pengurus OSIS yang mengetahui hal tersebut ikut menyuarakan dukungan. Langkah ini memancing keberanian korban-korban lain yang selama ini bungkam karena takut dan terintimidasi.

Guru Bimbingan Konseling (BK) yang menerima aduan tersebut langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan para siswi untuk pendataan awal. Hasil investigasi internal sekolah ini sungguh mengejutkan dan mencengangkan publik: tercatat setidaknya ada 11 hingga 15 siswi yang mengutarakan pengalaman serupa, dengan modus yang beragam.

Jalur Hukum: Diserahkan ke Unit PPA Polres Subang

Menyadari beratnya dugaan tindak pidana yang melibatkan anak di bawah umur, Polsek Pamanukan tidak menangani kasus ini lebih lanjut. Kasus segera dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Subang.

Pengalihan ke Unit PPA ini merupakan langkah prosedural yang tepat, mengingat unit tersebut memiliki penyidik bersertifikat yang menangani kasus sensitif dengan pendekatan yang lebih ramah anak dan berperspektif korban. Proses hukum kini tengah berjalan ketat untuk mengungkap seluruh rangkaian dugaan kejahatan seksual tersebut.

Tindakan Tegas Disdik Jabar: Nonaktifkan Pelaku

📰 Update Terbaru