Erupsi tersebut menyebabkan penutupan bandara pada Minggu dan Senin yang mengganggu 2.961 penerbangan, termasuk 622 layanan internasional, dan memengaruhi sekitar 341.000 penumpang.
Pemerintah mengizinkan sekolah di daerah terdampak abu vulkanik untuk beralih sementara ke pembelajaran daring guna mengurangi paparan abu bagi siswa.
Anak Krakatau, yang namanya berarti 'anak Krakatau', muncul dari sisa-sisa Krakatau, yang letusan dahsyatnya pada 1883 sebagian besar menghancurkan gunung tersebut dan memicu pendinginan global.
Letusan Anak Krakatau pada 2018 menyebabkan tsunami yang menewaskan sedikitnya 430 orang di Sumatra dan Jawa.
Gunung ini berada pada tingkat siaga tertinggi kedua di Indonesia sejak Juli, dan otoritas telah menyarankan warga, wisatawan, dan nelayan untuk tinggal setidaknya 3 kilometer dari kawah aktif.
Indonesia memiliki lebih dari 120 gunung berapi aktif dan sering mengalami erupsi karena lokasinya di sepanjang Cincin Api Pasifik, serangkaian patahan seismik di sekitar Samudra Pasifik.