Meski detailnya diubah dari versi aslinya, penonton yang sudah menonton film 2015 tidak akan merasa remake ini jauh berbeda.
Unsur Korea dan perubahan teknologi selama satu dekade, seperti influencer media sosial dan kesenjangan digital yang mengisolasi lansia, menjadi pembeda.
Unsur Korea seperti adegan di landmark Seoul, Menara Namsan, dan kue tradisional 'oranda' yang menjadi camilan favorit Ki-ho memberi nuansa menyenangkan.
Kekuatan film ini justru datang dari para pemerannya.
Choi dan Han menampilkan chemistry yang solid dan menopang film dengan kuat. Choi kembali menghadirkan performa penuh kasih yang menciptakan karakter orisinal dan menawan.
Han membangun karakter kompleks yang rapuh sekaligus tangguh, salah satu penampilan terbaiknya.
Para pemeran pendukung karyawan Woo22, termasuk Ryu Hye-young, Kim Jun-han, dan Park Ye-ni, juga menambah ritme dengan gaya khas masing-masing.
Sayangnya, narasi film tidak memanfaatkan potensi itu secara maksimal.
Di tengah gesekan antargenerasi yang umum terjadi, remake 'The Intern' terasa seperti dongeng tempat kerja yang bisa menjadi tontonan membangkitkan semangat bagi pencari kenyamanan.
Film ini disutradarai Kim Do-young, yang menangkap tajam masyarakat Korea dari sudut pandang perempuan muda dalam film 'Kim Ji-young: Born 1982' (2019) dan menyutradarai remake Korea dari film China 'Us and Them' (2018).
Film ini dijadwalkan rilis Rabu.