unique visitors counter
⌂ Beranda News Gelombang Pencurian Museum Prancis: Emas, Permata, hingga Renoir
News

Gelombang Pencurian Museum Prancis: Emas, Permata, hingga Renoir

Museum Renoir di Cagnes-sur-Mer, Prancis, setelah pencurian lukisan
Gelombang Pencurian Museum Prancis: Emas, Permata, hingga Renoir
A A Ukuran Teks16px

Museum-museum di Prancis tengah menghadapi gelombang pencurian yang meresahkan. Sasaran para pencuri beragam, mulai dari emas kuno, permata, hingga lukisan karya Pierre-Auguste Renoir.

Sejumlah aksi pencurian terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Pola serangan menunjukkan para pelaku semakin berani dan cepat dalam beraksi.

Aksi Cepat dengan Peralatan Berat

Di sebuah museum di Prancis timur, dua pria menyamar dengan wig menggunakan linggis dan palu untuk menghancurkan lemari kaca.

Mereka membawa kabur kalung emas berusia 2.500 tahun.

Aksi itu berlangsung kurang dari empat menit.

Pada Juli, tiga perampok bertopeng mencuri 27 perhiasan senilai lebih dari 4,5 juta euro atau sekitar 5,2 juta dolar AS.

Mereka mendobrak dua pintu untuk masuk ke museum. Pekan ini, pencuri memotong pagar dan memanjat jendela museum di Riviera Prancis.

Mereka melarikan diri dengan dua lukisan Renoir. Dua karya lain dari maestro Impresionisme itu ditinggalkan saat mereka kabur.

Pencurian Renoir terjadi sebelum fajar pada Selasa. Dua perampok membawa 'Portrait of Madame Colonna Romano' dan 'Young Woman at the Well'.

Mereka menjatuhkan 'Portrait of Madame Pichon' dan 'Coco Reading' saat melarikan diri melalui taman Museum Renoir di Cagnes-sur-Mer.

Mereka memotong pagar dengan pisau listrik atau gergaji dan masuk melalui lantai dasar. Wali Kota Cagnes-sur-Mer, Bryan Masson, mengatakan aksi itu berlangsung kurang dari tiga menit.

Masson memperkirakan nilai karya seni tersebut mencapai 9 juta euro atau sekitar 10,5 juta dolar AS.

Tantangan Keamanan dan Nilai Seni yang Dicuri

Gelombang perampokan ini muncul setelah pencurian permata mengejutkan di Louvre tahun lalu.

📰 Update Terbaru