Panitia Pelaksana pertandingan Persija Jakarta versus Persib Bandung mengeluarkan imbauan tegas menjelang duel di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 September 2026.
Penonton yang tidak memiliki tiket resmi diminta tidak mendatangi area stadion dan disarankan memberikan dukungan dari rumah.
Laga ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan kali pertama kedua tim kembali berlaga di Jakarta setelah sekitar tujuh tahun.
Club Security Officer Panpel Pertandingan, Hiero Paath, menegaskan pengetatan dilakukan demi menjaga agar laga berisiko tinggi ini berjalan kondusif, aman, dan nyaman bagi semua pihak.
"Kami mengimbau yang datang ke GBK benar-benar sudah memiliki tiket.
Bagi yang belum memiliki tiket, kami berharap dapat memberikan dukungan dari rumah," ujar Hiero di SUGBK, Jumat, 11 September 2026.
Pemeriksaan Ketat dan Aturan Masuk Stadion
Hiero menjelaskan pihak keamanan akan melakukan pemeriksaan berlapis kepada seluruh penonton sebelum memasuki tribun.
Panitia tidak akan memberikan toleransi bagi penonton yang melanggar aturan keselamatan.
Barang dan kondisi yang dilarang keras masuk ke area SUGBK antara lain senjata tajam, senjata api, obat-obatan terlarang, minuman keras, rokok, korek api, flare, bom asap, serta kembang api.
Penonton yang berada di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang lainnya juga dilarang masuk.
Penonton yang kedapatan melanggar atau dinilai membahayakan diri sendiri dan orang lain akan langsung ditindak dan dilarang masuk ke stadion.
"Kalau ada (penonton melanggar) panitia akan menindak sesuai ketentuan dan tidak mengizinkan yang bersangkutan memasuki stadion," tegas Hiero.
Selain pengetatan tiket dan barang bawaan, panpel juga mengingatkan aturan terkait pendukung tim tamu.
Suporter Persib Bandung, seperti Bobotoh dan Viking, diimbau untuk tidak melakukan perjalanan ke Jakarta dan cukup mendukung tim kesayangan dari daerah masing-masing.
