unique visitors counter
⌂ Beranda News Harga Emas Pulih ke $4.366,69 meski Peluang Kenaikan Suku Bunga Naik
News

Harga Emas Pulih ke $4.366,69 meski Peluang Kenaikan Suku Bunga Naik

Batangan emas dan koin emas
Harga Emas Pulih ke $4.366,69 meski Peluang Kenaikan Suku Bunga Naik
A A Ukuran Teks16px
IN ARTICLE 1

Harga emas menguat lebih dari 1 persen pada Jumat, bangkit dari kerugian terbaru dan menemukan dasar jangka pendek.

Penguatan ini terjadi meski data inflasi Amerika Serikat yang kuat memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pekan depan.

Emas spot naik 1,2 persen menjadi $4.366,69 per ons pada 11:22 EDT (1522 GMT).

Namun, logam mulia ini masih turun sekitar 1,4 persen sepanjang pekan ini.

"Emas pulih dengan cepat setelah penurunan singkat, karena data CPI mungkin memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pekan depan," kata Tai Wong, pedagang logam independen.

"Volatilitas agak mereda, karena pasar telah memperhitungkan kenaikan sebesar 70 persen," tambahnya.

"Pergerakan harga di sini menunjukkan bahwa emas menemukan dasar jangka pendek setelah penurunan terbaru."

Emas berjangka AS naik 0,1 persen menjadi $4.409,30.

Harga sempat turun hampir 2 persen pada Kamis setelah data Indeks Harga Produsen AS menunjukkan kenaikan sesuai ekspektasi pada Agustus.

Indeks Harga Konsumen naik 0,4 persen bulan lalu setelah naik tipis 0,1 persen pada Juli, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja departemen tenaga kerja pada Jumat.

Harga minyak turun pada Jumat, tetapi masih dalam jalur kenaikan mingguan.

Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi, memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga.

Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik bullion yang tidak memberikan imbal hasil.

Pedagang memperhitungkan peluang 87 persen kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, naik dari 67 persen sebelum data inflasi, menurut CME FedWatch Tool.

Permintaan emas di India terbatas pekan ini karena harga yang fluktuatif membuat pembeli enggan, sementara permintaan investasi tetap kuat di konsumen utama Tiongkok.

Perak spot naik 1,4 persen menjadi $64,43 per ons, tetapi turun 2,6 persen sepanjang pekan.

Platinum naik 0,9 persen menjadi $1.793,16 dan paladium naik 2,5 persen menjadi $1.313,50.

Namun, keduanya masih menuju kerugian mingguan.

📰 Update Terbaru